Fakta Unik Divisi Game yang Dimiliki Tim Esports Indonesia, dari Mobile Legends hingga Game Fighting

Banyak penggemar situs 888 mengenal tim esports Indonesia melalui divisi Mobile Legends atau PUBG Mobile yang sering tampil di turnamen besar. Namun, di balik popularitas game-game tersebut, organisasi esports Indonesia sebenarnya memiliki banyak divisi unik yang mungkin belum diketahui oleh penggemar baru.

Seiring berkembangnya industri esports global, organisasi seperti RRQ, EVOS, ONIC, dan Bigetron tidak lagi hanya berfokus pada satu atau dua game. Sebaliknya, mereka terus memperluas jangkauan ke berbagai genre, mulai dari MOBA, battle royale, FPS, hingga game fighting. Langkah ini membuat organisasi esports Indonesia semakin kompetitif di tingkat internasional.

Berikut beberapa fakta menarik tentang divisi-divisi game yang dimiliki tim esports Indonesia.

1. RRQ Memiliki Salah Satu Divisi Game Terlengkap di Indonesia

Jika berbicara tentang jumlah divisi, RRQ termasuk organisasi dengan portofolio game yang sangat luas.

Saat ini, RRQ tidak hanya memiliki tim di Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan Valorant, tetapi juga aktif di:

  • Tekken 8
  • Street Fighter 6
  • Teamfight Tactics
  • eFootball
  • Honor of Kings
  • Delta Force

Bahkan, RRQ pernah memiliki divisi Dota 2, Point Blank, Counter-Strike, Pokémon Unite, hingga Wild Rift pada masa lalu.

Karena itu, banyak penggemar menyebut RRQ sebagai salah satu organisasi esports paling lengkap di Indonesia.

2. ONIC Tidak Hanya Mengandalkan Mobile Legends

Banyak orang mengidentikkan ONIC dengan Mobile Legends. Namun, kenyataannya ONIC memiliki banyak divisi lain yang cukup aktif di level internasional.

Saat ini ONIC memiliki divisi:

  • Mobile Legends
  • Free Fire
  • Pokémon Unite
  • Honor of Kings
  • Tekken 8
  • Street Fighter 6
  • Teamfight Tactics
  • Delta Force
  • eFootball
  • Apex Legends

Selain itu, ONIC juga pernah memiliki divisi Valorant, PUBG Mobile, Wild Rift, dan Dota 2.

Dengan banyaknya divisi tersebut, ONIC berhasil berkembang menjadi salah satu organisasi multigame terbesar di Asia Tenggara.

3. EVOS Pernah Memiliki Divisi Fortnite dan Counter-Strike

Sebagian besar penggemar mengenal EVOS melalui Mobile Legends dan Free Fire. Namun, EVOS sebenarnya pernah merambah berbagai game yang cukup beragam.

Beberapa divisi yang pernah dimiliki EVOS meliputi:

  • Fortnite
  • Counter-Strike
  • Dota 2
  • League of Legends
  • PUBG Mobile
  • Wild Rift
  • Arena of Valor

Sementara itu, divisi aktif mereka saat ini mencakup Mobile Legends, Free Fire, Valorant, Pokémon Unite, Apex Legends, Crossfire, hingga eFootball.

Hal ini menunjukkan bahwa EVOS selalu berusaha mengikuti perkembangan tren esports global.

4. Bigetron Tidak Hanya Jago di PUBG Mobile

Bigetron memang terkenal berkat kesuksesan Bigetron Red Aliens di PUBG Mobile. Namun, organisasi ini juga aktif mengembangkan divisi lain yang tidak kalah kompetitif.

Saat ini Bigetron memiliki divisi:

  • PUBG Mobile
  • Mobile Legends
  • Free Fire
  • Valorant
  • Honor of Kings

Selain itu, mereka juga terus memperluas ke berbagai cabang esports baru sesuai perkembangan industri.

Karena itu, Bigetron tidak lagi hanya dikenal sebagai tim PUBG Mobile semata.

5. Game Fighting Mulai Menjadi Fokus Baru

Dahulu, sebagian besar organisasi esports Indonesia hanya berfokus pada game mobile dan PC populer. Namun kini, game fighting mulai mendapatkan perhatian besar.

Beberapa organisasi yang aktif membangun divisi fighting game antara lain:

  • RRQ (Tekken 8 dan Street Fighter 6)
  • ONIC (Tekken 8 dan Street Fighter 6)

Langkah ini menunjukkan bahwa tim Indonesia mulai melihat potensi besar dari komunitas fighting game yang terus berkembang di dunia.

Selain itu, turnamen internasional seperti Esports World Cup turut mendorong organisasi untuk memperluas divisi mereka ke genre ini.

6. Honor of Kings Menjadi Divisi Baru yang Populer

Setelah Honor of Kings mulai berkembang secara global, banyak organisasi Indonesia langsung membentuk divisi khusus.

RRQ, ONIC, dan Bigetron termasuk organisasi yang aktif mengembangkan skuad Honor of Kings untuk bersaing di tingkat internasional.

Karena pasar game ini sangat besar, banyak pengamat memprediksi Honor of Kings akan menjadi salah satu cabang esports terpenting dalam beberapa tahun ke depan.

7. Teamfight Tactics Mulai Dilirik Organisasi Besar

Genre auto battler mungkin tidak sepopuler Mobile Legends atau Valorant, tetapi organisasi besar mulai melirik potensinya.

RRQ dan ONIC telah membentuk divisi Teamfight Tactics sebagai bagian dari strategi ekspansi mereka ke berbagai genre kompetitif.

Dengan demikian, mereka dapat menjangkau komunitas esports yang lebih luas.

8. EWC Membuat Tim Indonesia Membuka Banyak Divisi Baru

Kehadiran Esports World Cup (EWC) menjadi salah satu alasan utama mengapa organisasi Indonesia mulai membuka banyak divisi baru.

Karena EWC mempertandingkan puluhan game berbeda, tim seperti RRQ, EVOS, dan ONIC mulai merekrut pemain dari berbagai genre untuk meningkatkan peluang bersaing di tingkat global.

Akibatnya, jumlah divisi yang dimiliki organisasi esports Indonesia meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

9. Beberapa Divisi Berasal dari Negara Lain

Fakta menarik lainnya, tidak semua divisi yang dimiliki organisasi Indonesia berasal dari pemain lokal.

Beberapa organisasi memiliki tim dari negara lain untuk game tertentu, terutama ketika ingin bersaing di level internasional.

Sebagai contoh, ONIC memiliki cabang kompetitif di Filipina dan negara lainnya, sementara RRQ pernah melakukan ekspansi ke beberapa wilayah Asia.

Strategi ini membantu organisasi memperluas pengaruh mereka secara global.

10. Mobile Legends Tetap Menjadi Divisi Utama

Meskipun organisasi terus menambah divisi baru, Mobile Legends masih menjadi pusat perhatian bagi sebagian besar tim esports Indonesia.

RRQ, EVOS, ONIC, dan Bigetron menjadikan Mobile Legends sebagai salah satu divisi unggulan karena:

  • Memiliki basis penggemar terbesar.
  • Menawarkan kompetisi tingkat dunia.
  • Menarik sponsor besar.
  • Menghasilkan eksposur media yang tinggi.

Karena alasan tersebut, Mobile Legends tetap menjadi tulang punggung banyak organisasi esports Indonesia.

Mengapa Organisasi Terus Menambah Divisi Baru?

Ada beberapa alasan utama mengapa organisasi esports terus berekspansi ke berbagai game:

  • Mengurangi ketergantungan pada satu game.
  • Memperluas basis penggemar.
  • Menambah peluang pendapatan.
  • Meningkatkan peluang tampil di turnamen internasional.
  • Mengikuti perkembangan tren esports global.

Selain itu, semakin banyaknya turnamen multigame membuat organisasi perlu hadir di berbagai ekosistem kompetitif.

Kesimpulan

Tim esports Indonesia tidak lagi hanya dikenal melalui Mobile Legends atau PUBG Mobile. Saat ini, organisasi seperti RRQ, EVOS, ONIC, dan Bigetron telah memiliki berbagai divisi yang mencakup banyak genre, mulai dari MOBA, battle royale, FPS, auto battler, hingga game fighting seperti Tekken 8 dan Street Fighter 6.

Melalui ekspansi tersebut, mereka tidak hanya memperkuat posisi di Indonesia, tetapi juga meningkatkan peluang untuk bersaing di tingkat dunia. Oleh karena itu, semakin berkembangnya industri esports kemungkinan akan membuat organisasi Indonesia terus menambah divisi baru dan menjangkau lebih banyak komunitas gaming di masa depan.